Rabu, 17 Juni 2015
UNPAB APRESIASI PEMBENTUKAN FORUM ASENet
Medan, 6 Juni 2015; Universitas Pembangunan Panca Budi Apresiatif pembentukkan Asean Student Entrepreneurship Network (ASENet) yang di iniasiasi oleh Majelis Perwakilan Pelajar Universiti Sains Malaysia (MPP USM). Sosialisasi yang dilakukan MPP USM dilaksanakan di gedung IMT-GT USU Medan, pada tanggal 6/6. Acara dibuka oleh Pembantu Rektor III USU, Dr. Raja Bongsu Hutagalung, M.Si. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Professor Dato’ Dr. Omar Osman, Naib Chancellor USM Malaysia.
Hadir dalam acara ini perwakilan mahasiswa yang bergerak dalam aktivitas kewirausahaan dan masing-masing didampingi oleh dosen pembimbing yang berasal dari Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Medan, Universitas Muhammaddiyah Sumatera Utara, Institut Teknologi Medan, dan Universitas Pembangunan Panca Budi.
Mewakili UNPAB, terdiri dari Azima Medina Amrul (Fak. Ekonomi & Bisnis), Rahmanta Barus (Fak. Pertanian), Dicky Rahmadansyah Utama (Fak. Pertanian), Nanda (Fak. Hukum), dan Muhammad Faridt Adytia Tumbeleka (Fak. Ilmu Komputer), dan didampingi langsung oleh Ketua UKM Center UNPAB, saimara Sebayang, SE., M.Si., Ketua Lembaga Pengembangan Profesional (LPro), Efrizal Adil, SE., MA., dan Wakil Ketua LPro UNPAB, Hariyanto, ST.
Unpab akan meberikan apresiatif pembentukkan forum mahasiswa kewirausahaan Asia Tenggara ini, karena akan menguntungkan bagi mahasiswa untuk menyebarluaskan infromasi dan pasar produk mahasiswa ke Asia Tenggara. Dekian kata Saimara Sebayang, SE., M.Si., Ketua UKM Center UNPAB. Kehadiran utusan UNPAB mewarnai pertemuan ini, dan kelak UNPAB akan mengirim utusananya ke dalam acara ASENet di kampus USM Pulau Penang Malaysia, di bulan September 2015 mendatang.
FAMILY GHATERING ON THE ROAD 4 LEMBAGA UNPAB
Medan, 1 Juni 2015; Lembaga Pengembangan profesional (Lpro), Kantor Jaminan Mutu (KJM), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) dan UKM Center, melakukan acara Family Ghatering On The Road ke Kampung Nipah, Desa Sei Nagalawan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, pada tanggal 31 Mei 2015. Tema acara ini "Komunikasi Diagonal", demikian yang dikatakan Roni Edi Wanto, SH., M.HLi., ketua panitia penyelenggara kegiatan ini.
Komunkasi Diagonal adalah adalah komunikasi yang dilakukan antar individu atau kelompok pada bagian berbeda dan tingkatan yang berbeda pula. Komunikasi diagonal banyak terjadi pada organisasi berskala besar dimana ketergantungan antar departemen yang berbeda sangat besar. Kelebihan dari komunikasi ini dapat mempercepat penyebaran informasi. Namun ada kelemahan dari komunikasi ini karena penyebaran informasi tidak sesuai dengan jalur rutin dan struktur organisasi yang sudah ada, jadi keempat lembaga di bawah UNPAB berkenan melakukan acara Ghatering untuk memperkuat komunikasi yang sudah ada menjadi lebih sinergis dan kuat, kata Roni selaku ketua Panitia.
Keikutan keluarga juga akan menambahkan nilai komunikasi dikalangan keempat lembaga tersebut, serta diprediksikan kedepan LPro, KJM, LPPM dan UKM Center UNPAB lebih tajam lagi seluruh kegiatannya, ucap Nazla Lubis, ST., M.Si, selaku Ketua KJM UNPAB.
Hadir dalam acara Ghatering ini, Rahmat Hidayat, SE., MM., selaku Dekan Fakultas Ekonomi & Bisnis, Efrizal Adil Lubis, SE., MA., selaku Ketua LPro, Rusiadi, SE., M.Si, selaku ketua LPPM, dan Saimara Sebayang, SE., M.Si., selaku ketua UKM center, kemudian Djikir Pohan, SH, Hariyanto, ST, Robby Krisna, SE., MH., Leni Marlina, S.Kom., M.Kom, Drs. Suratno, Melva Sari Panjaitan, S.Kom, Hanifah Mutia ZNA, S.Si., M.Si., Azima Medina Amrul, dan keluarga besar masing-masing staff keempat lembaga tersebut.
DISKUSI LPRO UNPAB : TENAGA KERJA TERAMPIL ITU ADA DI PROGRAM VOKASI
Medan, 23 Mei 2015; Lembaga Pengembangan Profesional Universitas Pembangunan Panca Budi (LPro UNPAB) menyelenggarakan diskusi internal dengan agenda yang dibahas, antara lain adalah permasalahan kualitas SDM Sumatera Utara, dan peran serta pendidikan tinggi nasional (akademik, vokasi dan profesi) untuk mewujudkan solusi kongkret permasalahan SDM bangsa. Pembahasan selanjutnya, yang paling menantang bagi kami adalah menggagas partisipasi pro-aktif peserta diskusi dalam rangka mempercepat terwujudnya solusi kongkret tersebut.
Hadir dalam diskusi tersebut Rektor III UNPAB, Samrin, SE., MM., Dekan Fakultas Teknik UNPAB, Ir. Bakti Alamsyah, M.Sc., Ph.D., Ketua Prodi Teknik Lansekap/Arsitektur Sri Shindi Indira, ST., M.Sc, Ketua Prodi Teknik Elektro, Solly Aryza, S.T, M.Eng., Kepala BPA UNPAB, Ir. Marahadi, MP., Sekretaris Prodi Akuntansi, Anggi Pratama Nasution, SE., M.Si., Sekretaris Prodi Manajemen, Abdi Setiawan, SE., M.Si. Acara dibuka oleh Kepala Lembaga Pengembangan Profesional (LPro) UNPAB, Efrizal Adil, SE., MA., yang memaparkan kondisi eksisting SDM dan dunia pendidikan tinggi di Sumatera Utara, kemudian dilanjutkan dengan rencana LPro mengembangkan program Vokasi di UNPAB.
Selanjutnya Wakil Ketua LPro, Hariyanto, ST., memaparkan undang-undang, peraturan pemerintah dan peraturan menteri tentang peluang pembukaan program vokasi, mulai dari studi kelayan sampai dengan administrasi pembentukkan program vokasi.
Didalam diskusi ini, diperoleh masukkan dari peserta diskusi yang beragam pendapat, Shindi dan Solly dari Fakultas Teknik, menawarkan dimulai dari Short Courses sembari mempersiapkan diri untuk mendirikan Sekolah Vokasi. Lain hal dengan Anggi dari Fakultas Ekonomi & Bisnis, yang menyatakan program-program vokasi ini sangat membantu dan selayaknya lebih menitik beratkan terhadap KKNI. Senada dengan Anggi, Marahadi, selaku ketua Biro Pengembangan Akademik UNPAB mengusulkan untuk membentuk Akademi Komunitas, dengan alasan yang kuat, bahwa Akademi Komunitas proses legalitasnya tidak begitu sulit. Kemudian Samrin, Rektor III UNPAB mengatakan sebaiknya LPro segera saja membuat Studi kelayakan, dari studi tersebut akan mudah diperoleh model program Vokasi yang layak di UNPAB.
LPro melalui Efrizal dan Haryanto menyatakan bahwa telah dilakukan rapid assessment untuk merealisasi hasil rapat dengan Rektor UNPAB (30/4) lalu, untuk mendapatkan predikat World Class- University, LPro sebagai lembaga pendukung di UNPAB harus segera membentuk program mandiri dan siap untuk menjadi pioneer di UNPAB ini. Menurut Efrizal, kami sudah juga memulai mendata dan mencoba membuka komunikasi dengan beberapa perusahaan dan asossiasi profesi di kota Medan untuk mendapatkan dukungan dan mitra potensial LPro dalam menjalankan program Vokasi di UNPAB. Demikian yang dikatakan Efrizal, dan diaminkan Haryanto, Wakil Kepala LPPro UNPAB Medan.
Efrizal menambahkan, diskusi ini untuk memperkuat diri kami untuk melanjutkan program vokasi di UNPAB ini, dan dari hasil diskusi kecil ini kami akan maju selangkah demi selangkah untuk mewujudkan program vokasi di UNPAB dan bermanfaat untuk lulusan SMK/SMA, serta Perusahaan-perusahan, industri manufaktur, BUMN, dan lembaga lain memperoleh tenaga kerja terampil dan handal dengan mudah dan terjamin kualitasnya yang dididik di Vokasi UNPAB tentunya, kata Efrizal Adil dan Haryanto disela-sela berakhirnya diskusi ini.
Sabtu, 07 Februari 2015
TRAINING JOURNAL KAMPUNG NIPAH "UKM CENTER & LPPRO UNPAB"
Lembaga Pengembangan Profesional (LPPro) UNPAB
menyelenggarakan pelatihan bagi calon anggota UKM Center UNPAB, pada tanggal 26
– 28 Januari 2015 di Kampung nipah, Dusun III, desa Sei Nagalawan, kecamatan
Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, dengan tema “Creative New and
Different”, acara ini di ikuti oleh 19 anggota Baru UKM Center UNPAB yang
terdiri dari Mahasiswa Semester 1 dan 3 dari berbagai Fakultas di UNPAB.
Diawali dengan pelepasan oleh Rektor III UNPAB, Asrul Azwar, SE., dengan
didampingi oleh Ka. Biro Kemahasiswaan, Adian Hakim, SH., sebelumnya peserta
senior mendapatkan medali pelatihan oleh Rektor III, dan penyematan kepada tiga
Anggota UKM Center UNPAB yang telah menyelesaikan pendidikan dan pelatihan
Fasilitator yang diselenggarakan terlebih dahulu oleh Student Advisory Center
(SAC) UNPAB, ketiganya berhak mendapatkan medali Co-Fasilitator, dan diperkenan
kepada Rektor III untuk menyematkan medali tersebut kepada Muhammad Yusuf,
Dicky Rahmadansyah, dan Bardan Rizal Putra.
Tepat jam 11.20 Wib peserta mulai bergerak menuju lokasi pelatihan di Kampung
Nipah, difasilitasi oleh Kampus dengan menyediakan tiga unit kenderaan roda
empat menuju Serdang Bedagai. Tiba di lokasi jam 12.45 Wib, seluruh peserta dan
panitiai mulai membagi tempat pemondokan selama pelatihan berlangsung di
Kampung Nipah. Termasuk mendirikan segera dapur umum dan ruang belajar. Tepat
jam 14.00 Wib acara dimulai dengan oppening training yang di fasilitator oleh
Muhammad Yasir Nielry serta dibantu oleh Co-Fasilitator Bardan Rizal Putra,
sebelum acara dimulai dilaksanakan sholat Dzuhur berjamaah. Peserta diminta
untuk mengenali teman-teman sesama pelatihan dengan melukis wajah temannya,
serta peserta diminta untuk mewawancarai temannya tersebut untuk mendapatkan
gambaran karakteristik temannya serta merekamnya dalam bentuk lukisan wajah di
atas kertas. Selanjutnya dilaksanakan Kotrak belajar serta mentaati CoC yang
telah dibuat sebelumnya.
Jam 15.30 Wib, peserta masuk ke ruangan kembali untuk mengikuti sesi
Entrepreneurship yang difasilitasi oleh Efrizal Adil Lubis, SE., MA., dibantu
oleh Co-Fasilitator Muhammad Yusuf. Dalam sesi ini peserta dibagi dalam 6
kelompok, setelah itu peserta melakukan “rapid assesment” terhadap sosial dan
ekonomi kampung Nipah, setiap kelompok diminta untuk menggali potensi baru
dalam mengembangan ekowisata Kampung Nipah yang dijadikan kasus pembelajaran
bagi peserta. Hasil temuan ini kelak juga akan menjadi masukkan bagi pengelola
Kampung nipah kedepannya. Dan peserta kembali mempresentasikan hasil kerja
kelompok malam harinya, jam 22.00 Wib didepan peserta kelompok lainnya untuk mendapatkan
masukkan dan kritikan terhadap temuan mereka ini.
Selanjutanya peserta kembali melaksanakan Sholat Ashar Berjamaah, dan jam 17.15
Wib, sessi pengembangan diri yang disampaikan oleh Prof. Dr. R. Hamdani
Harahap, M.Sc., sesi ini terasa lebih hidup dengan beberapa game kreatif yang
disuguhkan kepada peserta oleh Prof. Dr R. Hamdani Harahap. M.Sc. beberapa tips
dan trik pengembangan diri dipaparkan dalam bentuk presentasi, dengan tampilan
slide yang penuh dengan variatif warna dan foto untuk menyampaikan materi
kepada peserta pelatihan. Sesi ini ditutup jam 21.30 Wib.
Jam 23.30 Wib, peserta kembali ke pemondokan (Homestay) di Kampung Nipah, malam ini seluruh peserta dan panitia mendapatkan serangan nyamuk yang sangat banyak, menurut warga Nelayan Kampung Nipah, malam ini adalah terakhir pasang mati, dimana memang nyamuk pada keluar disebabkan sarang dan sumber makanan mereka terendam pasang. Berbagai upaya dilakukan peserta untuk menghindari serangan nyamuk, walau pengelolaan menyediakan kelambu untuk peserta pelatihan, namun desingan nyamuk di kuping tidak pernah berhenti dan senantiasa mengancam untuk menyengat.
Pagi jam 05.00 Wib peserta mulai bangun untuk mengikuti sholat Subuh berjamaah,
selepas itu melakukan sarapan pagi untuk persiapan melaut. Sebelumnya, tepatnya
malam kemarin, peserta telah mendapatkan instruksi dan tugas dari panitia untuk
melakukan pekerjaan melaut bersama nelayan. 22 sampan nelayan mengangkut
peserta pelatihan, masing-masing peserta menempati satu perahu, berpasangan
dengan nelayan. Selepas melaut, peserta diharuskan mengikuti rutinitas nelayan
menjual hasil tangkapan hari ini, serta menjadikan “Journal Training” setiap
peserta.
Jam 06.00 Wib, dipagi yang masih gelap dan dingin di pesisir pantai Kampung
Nipah, peserta bersiap untuk menaiki sampan nelayan, dengan berbekal Life
Jacket peserta duduk menemani nelayan pagi ini untuk melaut, peserta diminta
untuk membantu nelayan dalam mejaring dan menangkap Ikan di laut. Pagi ini
ombak sedikit bergelombang dan malam tadi baru saja hujan, sehingga air laut
bergelombang besar. Peserta wanita maupun pria mempertaruhkan adrenalin mereka
dalam mengahadapi ganasnya terkaman ombak, serta teriknya matahari di siang
hari. Tepat jam 15.00 Wib, peserta mempresentasikan “Journal Training” mereka,
berbagai pengalaman yang mereka dapatkan mulai dari cerita mabuk laut, serta
menjual hasil tangkapan ke TPI. Sesi ini sebenarnya adalah menguji keberanian
peserta, dan hasilnya sangat memuaskan, seluruh peserta memperoleh Medali
keberanian UKM Center UNPAB.
Jam 16.00 Wib, dilanjutkan dengan sesi “Who Am I” yang difasilitasi oleh
Rahmadani Hidayatin, S.Psi., M.Kes., peserta dibekali dengan metode “Johari
Windows” sehingga mampu mengenali diri mereka sendiri, baik potensi,
kekuarangan dan kelebihan diri peserta masing-masing. Sesi ini juga diramaikan
dengan game oleh Fasilitator, dan dibantu oleh Co-Fasilitator Dicky Rahmadsyah.
Kemudian jam 17.20 Wib, dilanjutkan dengan sesi 7 Nilai Dasar Pancabudi oleh Abdi Setiawan, SE., dibantu oleh Co-Fasilitator Bardan Rizal Putra, nilai-nilai yang tertuang dalam piagam 7 nilai dasar Pancabudi ini merupakan frame tindakan dan ucapan setiap civitas Pancabudi. Acara ini berakhir sebelum Sholat Maghrib.
Kemudian jam 17.20 Wib, dilanjutkan dengan sesi 7 Nilai Dasar Pancabudi oleh Abdi Setiawan, SE., dibantu oleh Co-Fasilitator Bardan Rizal Putra, nilai-nilai yang tertuang dalam piagam 7 nilai dasar Pancabudi ini merupakan frame tindakan dan ucapan setiap civitas Pancabudi. Acara ini berakhir sebelum Sholat Maghrib.
Malam jam 20.00 Wib, dilanjutkan dengan sesi evaluasi diri yang dipandu oleh
Muhammad Nasier Nielry dan dibantu oleh Co-Fasilitator Muhammad Yusuf. Acara
ini dilanjutkan dengan “Cakrawala Malam” dimana peserta diminta untuk
menyelesaika game-game yang telah dirancang oleh Panitia. Dan acara diakhiri
dengan acara Api Unggun, tepat jam 24.00 Wib peserta kembali ke pemondokan
untuk istirahat.
Pagi ini jam 05.00 Wib, sholat Shubuh berjamaah dilaksanakan dengan baik, dan
selanjutnya dilaksanakan permainan games “berani itu berani” acara dilaksanakan
di pasir putih pantai Kampung Nipah, mulai bermain laba-laba, bintang kejora
dan aku siap melompat, serta permainan lainnya. Peserta diajak melakukan games
yang setiap games memiliki maksud dan tujuan yang berkaitan terhadap
keberanian, kekompakan, kerjasama, dan intlengensia peserta. Acara ini berakhir
tepat jam 08.00 Wib.
Jam 08.30 Wib, acara dilanjutnya dengan memperkenalkan tanaman mangrove dan
memanfaatkan mangrove menjadi produk ekonomis yang difasilitasi oleh Hanifah
Mutia ZNA, S.Si., M.Si., dan dibantu oleh Co-Fasilitator Dicky Rhamandansyah.
Acara ini dilajutkan dengan melakukan “Study Mangrove” langsung kelapangan, dan
dilanjutkan dengan Penanaman bibit pohon mangrove di lokasi Kampung Nipah,
serta dilanjutkan dengan kunjungan studi ke rumah produksi penganan dari bahan Bakau
di Kampung Nipah. Acara ini berakhir jam 13.00 Wib.
Penutupan acara dillakukan dengan penyematan medali Pelatihan kepada peserta
oleh Efrizal Adil Lubis, SE., MA., Hanifah Mutia ZNA, S.Si., M.Si., dan Djikir
Pohan, SH., kepada peserta pelatihan, selanjutnya ketua Panitia pelatihan Shafa
Ul Fuada menyerahkan kenang-kenangan kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM)
Kampung Nipah berupaka tong sampah sebagai bukti partisipasi UKM Center UNPAB
terhadap pelestarian hutan mangrove dan meningkatkan kreatifitas masyarakat
untuk menjadikan tanaman bakau menjadi produktif dan konservatif. Jam 15.00
Wib, peserta kembali ke kampus dan tiba dikampus jam 18.00 Wib dengan
seluruhnya selamat sampai di kampus Pancabudi. Dalam pelatihan ini hadir di
Kampung Nipah Prof. Dr. R. Hamdani Harahap., M.Sc., Hasrul Azwar, SE., Adian
Hakim, SH., Rahmad Hidayat, SE., MM., Rahmadani Hidayatin, S.Psi., M.Kes., Abdi
Setiawan, SE., Efrizal Adil Lubis, SE., MA., Hanifah Mutia ZNA, S.Si., M.Si.,
Handriyani Dwilita, SE., M.Si., Muhammad Nasier Nielry, Djikir Pohan, SH.,
Damrian, S.Ag., dan Muhammad Rahman, SP.
Langganan:
Postingan (Atom)












